Postingan

Cara Cantik Alami dengan Al Qur'an Sunnah

Menjadi cantik memang dambaan setiap wanita. Beberapa wanita bahkan rela mengorbankan banyak uang dan waktu hanya untuk perawatan kecantikan. Salahkah, tentunya tidak karena itu sudah fitrahnya perempuan ingin tampil cantik dan mempesona tentunya selama tidak melanggar syariat apalagi sampai operasi plastik merubah ciptaan tuhan dengan tujuan mempercantik diri. Tidak ada salahnya melakukan perawatan kecantikan selama kita mampu. Pergi ke klinik kecantikan menghabiskan ratusan hingga jutaan rupiah, tidak ada larangan khusus dalam agama tapi tidakkah itu merupakan pemborosan. Mungkin tidak masalah bagi wanita yang suaminya berada namun bagi kita kalangan menengah yang suaminya bekerja keras untuk memperoleh uang alangkah baiknya digunakan nafkah dari suami untuk hal yang lebih penting dan bermanfaat. Jadi gimana donk...? Kan juga pengen cantik. Tidak pergi ke klinik kecantikan atau tidak membeli produk kecantikan ternama bukannya tidak bisa cantik. Begini cara simak ya,..! Bahkan ini

cara membuat tape ketan ala banjarmasin ( tapai gambut)

Gambar
Tape ketan pasti sudah tidak asing lagi bagi masyarakat indonesia. Tapi untuk yang ini agak beda tape khas kalimantan selatan dari gambut kabupaten banjar yang terkenal dengan sebutan tapai gambut. Yang bikin beda itu bentuknya itu yg bulat bulat imut dan tentu saja rasanya yang super manis. Berikut Ini Bahan-bahan dan cara membuatnya : Bahan-bahan -  1 ltr lberas ketan - daun katuk bubuk - 1 butir ragi tape - daun pisang Cara membuat Masak beras ketan Yang sudah dicampur daun katuk sampai matang. Lalu diinginkan masukkan kedalaman tempat yang lebar setelah dingin taburi ragi tape sedikit demi sedikit sampai rata. Kemudian giling bulat bulat setelah selesai siapkan wadah yang sudah dilapisi daun pisang masukkan nasi yang sudah digiling kemudian tutup rapat biarkan selama dua hari. Begini hasilnya

Tips seputar kesehatan

Kapitalisasi dan liberalisasi terus berkembang seiring dengan laju globalisasi tak terkecuali dalam bidang kesehatan. Di zaman sekarang kesehatan adalah hal yang sangat mahal sekali harganya. Dimana masyarakat yang kurang mampu sangat susah mendapatkan akses kesehatan yang murah dan berkualitas. Jikapun ada yang mendapatkan JAMKESMAS atau sejenisnya, harus melalui birokrasi yang sulit dan pelayanannya pun sangat tidak memuaskan. Dunia kesehatan tidak jauh-jauh dari dunia bisnis, karena setiap pengobatan harus berorientasi pada keuntungan baik itu keuntungan personal(dokter, bidan, perawat) atau lembaga( perusahaan, farmasi, pemerintah). Itulah kapitalisme harus mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya dari apapun. Secara kualitas belum tentu dunia kedokteran yang canggih ini mampu mengatasi berbagai problem kesehatan. Faktanya dokter-dokter muda sekarang yang nilai kelulusannya tinggi, itu bukan karena kualitas tapi sistem pendidikan dikedokteran itu yang mempermudah pemperor